Telah 39 Orang Menjemut Ajal dengan Miras Oplosan

Bandung (855.news.com) -- Sebanyak 11 dari 27 orang yang dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Cikopo, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tewas diduga akibat keracunan minuman keras (miras) oplosan yang dikonsumsi secara bersama-sama. Sebelumnya 28 orang tewas di Jakarta dan Bekasi oleh sebab yang sama.

Humas RSUD Cikopo Cicalengka Evi Sukmawati menerangkan korban yang meninggal dunia itu terdiri atas 10 orang laki-laki dan seorang perempuan.

Ia mengatakan pasien korban miras oplosan itu mendapatkan penanganan medis di Unit Gawat Darurat RSUD Cikopo, sedangkan korban yang meninggal dunia sebagian kondisinya sudah parah dan diduga meninggal sebelum sampai ke RSUD Cikopo.

"Kondisinya berat dan sebagian sudah meninggal," kata Evi.

Terkait identitas korban yang meninggal dunia, Evi belum dapat memberikan keterangan kepada publik karena masih dalam penanganan medis.

Kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan terkait korban minuman keras oplosan tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan penjual minuman.

Sebelumnya, mati berombongan akibat miras oplosan terjadi di wilayah Jakarta dan Bekasi. Hingga 5 April 2018 lalu, di kawasan Jakarta dan Bekasi, 28 orang tewas akibat menenggak miras oplosan ginseng.

Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Tony Surya Putra menyatakan peracik minuman itu menggunakan alkohol berkadar tinggi sebagai campurannya.

"Alkohol murni 90 persen atau biang miras, dicampur sirup dan minuman soft drink (minuman ringan) lainnya, ditambah minuman suplemen, kemudian diaduk dan dicampur," kata Tony di Polres Jakarta Timur, Kamis  Maret 2018.(ant/it).