Penjagaan Depat Pilkada Jabar Diperketat

Bandung (855.news.com) -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat memperketat penjagaan debat kedua Pemilihan Gubernur Jawa Barat yang akan digelar di Universitas Indonesia, Depok malam ini, Senin 14 Mei 2018. Hal ini terkait peristiwa rentetan serangan bom di Surabaya selama dua hari berturut-turut.

Komisioner KPU Jawa Barat, Endun Abdul Haq, mengatakan Polresta Depok sudah melakukan pengamanan sejak Minggu malam. Anggota kepolisian sudah bersiaga di lokasi debat yakni di Universitas Indonesia Depok. Pengamanan ia pastikan lebih tinggi dari debat sebelumnya, 12 Maret lalu.

"Pengamanan ada, ketat, dan pagi ini ada apel juga untuk persiapan akhir pengamanannya.Pas sekali di Depok terjadi penyerangan kan, tapi kami pastikan aman. Sudah kerja sama dengan polisi juga ," kata Endun, Senin 14 Mei 2018.

Dijelaskannya, Tim KPU Jawa Barat sebenarnya sudah memastikan segala persiapan debat sejak pekan lalu. Ia bolak-balik ke Depok bukan hanya untuk memastikan soal teknis debat, melainkan juga keamanannya.

Endun memastikan, debat nanti malam yang akan mempertemukan kembali empat paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat di panggung akan berlangsung aman. 

Seperti diketahui, bom bunuh diri diledakkan di tiga gereja di Surabaya pada Minggu 13 Mei 2018. Malam harinya, bom kembali terjadi di rusunawa di Sidoarjo, Jawa Timur dan Senin 14 Mei 018, ) bom juga meledak di Mapolrestabes Surabaya.

Di Depok sendiri sebelumnya terjadi penyerangan di Mako Brimob Kelapa Dua. Napi teroris 'mengambil alih' penjara dan menyandera polisi. Lima polisi dan satu napi teroris meninggal dunia dalam kejadian pekan lalu itu. (im)