KPK Selidiki Pertemuan TGB dan Deputi Penindakan

Jakarta (855.news.com) -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyelidiki pertemuan antara Deputi Penindakan KPK Brigjen Firli, dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat, TGB Muhammad Zainul Majdi terkait  dugaan penyimpangan divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara Barat.

Menurut Juru bicara KPK Febri Diansyah, saat ini mulai mendalami apakah pertemuan itu melanggar kode etik. Proses yang dilakukan adalah proses telaah.

"Saya sudah cek juga ke direktorat pengawasan internal, tentu dilakukan proses telaah," kata Febri saat dikonfirmasi mengenai pertemuan itu di Gedung KPK, Jakarta, Selasa 18 September 2018.

Menurut Febri jika ditemukan pelanggaran dalam pertemuan antara Firli dan TGB, maka hal itu akan bermasalah karena terjadi di tengah proses penyelidikan dugaan penyelewengan divestasi saham Newmont Nusa Tenggara, yang diduga menyeret TGB. Sebagai Deputi Penindakan KPK, Firli akan disebut melakukan pelanggaran kode etik pegawai karena bertemu dengan orang yang diduga terlibat dalam kasus sedang berjalan.

Firli dan TGB disebut bertemu pada acara perpisahan Komando Resor Militer 162 di Mataram pada Mei 2018. Berdasarkan keterangan Korem 162, tidak ada undangan resmi untuk keduanya.

Firli dilantik menjadi Deputi Penindakan KPK pada April 2018 setelah menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat. Kedekatan Firli dan TGB membuat keduanya diterima dalam acara perpisahan Komandan Komando Resor Militer 162/Wira Bhakti di Kota Mataram.(*/mus).