Ratna Sarumpaet Ngaku Bikin Hoax

Jakarta (855.news.com) -- Ratna Sarumpaet mengakui bahwa dia mendatangi rumah sakit khusus bedah pada 21 September 2018 lalu. Dia mengatakan kedatangannya untuk menemui dokter ahli bedah plastik di Jakarta. 

"Kedatangan saya ke situ karena kami sepakat dia menyedot lemak pipi kiri," kata Ratna dalam konferensi pers di rumahnya, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu 3 Oktober 2018.

Pernyataan Ratna itu merupakan klarifikasi atas beredarnya informasi yang menyatakan bahwa Ratna mengalami tindak kekerasan di Bandung, Jawa Barat pada 21 September itu. 

Sebelumnya, rekan dan kerabat Ratna meyakini Ratna menjadi korban kekerasan mengingat foto wajahnya yang lebam beredar di media sosial. Dia pun mengakui itu sebagai suatu kesalahan. 

"Pada saat saya merasa telah melakukan kesalahan kalian tidak menjauh. Saya mohon yang saya sampaikan hari ini kegaduhan mereda dan buat kita semua saling memaafkan," tuturnya.

Menurut dia, setelah operasi dijalankan, 22 September pagi dia melihat ada bengkak berlebihan tidak seperti biasanya.

"Intinya begitu jadi apa yang saya katakan ini menyanggah penganiayaan." ujar Ratna.

Lebam di wajah Ratna membuat anaknya bertanya-tanya. Sang Anak langsung menanyakan apa yang terjadi dengan wajah ibunya. "Saya ditanya anak saya, saya jawab dipukuli orang. Jawaban pendek itu terus dikorek karena anak lihat ibunya lebam-lebam," ucapnya.

Dan ketika informasi itu kemudian beredar ke publik, kini Ratna Hanya bisa meratapi. "Saya tak pernah membayangkan kebodohan ini. Jadi selama seminggu ini cerita hanya berputar di keluarga saya. Tidak ada hubungannya dengan di luar dengan politik."

Pengakuan Ratna ini sejalan dengan hasil penyelidikan awal kepolisian yang menyebut lebam di wajah Ratna bukan karena dianiaya, melainkan karena hasil operasi plastik.

Dalam hasil penyelidikan polisi menyebut Ratna berada di Jakarta pada tanggal 20 sampai 24 September. Nomor rekening Ratna juga tercatat melakukan transaksi debit dengan pihak RS Bina Estetika. (*/it).