Perbankan Pangkas Bunga KPR Hingga 5,5 Persen

Jakarta (855.news.com) -- Sejumlah bank di tanah air kembali memberikan penawaran bunga yang kian murah pada produk Kredot Perumahan Rakyat  (KPR). Tak tanggung-tanggung, bunga KPR komersial yang ditawarkan mulai lima persen, nyaris sama dengan bunga kredit KPR subsidi pemerintah. 

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk misalnya, menawarkan promo bunga KPR mulai 5,5 persen berlaku tetap di dua tahun pertama, serta 6,5 persen untuk tiga tahun selanjutnya. 

Executive Vice President Consumer Loans Bank Mandiri Ignatius Susatyo Wijoyo menyebut kebutuhan terhadap rumah di Indonesia masih sangat besar. Untuk itu, Bank Mandiri ingin mengoptimalkan potensi ini dengan memberikan kemudahan akses pembiayaan bagi masyarakat. 

"Kami ingin terus berinovasi memudahkan masyarakat dan sepertinya saat ini sudah waktunya mengajukan KPR semudah membuat kopi. Jadi, untuk mengajukan KPR, masyarakat cukup menyerahkan dokumen yang ada di dompet seperti KTP dan NPWP untuk diproses," kata Susatyo dalam keterangan resmi, Minggu 6 Mei 2016.

Adapun promo bunga KPR mulai 5,5 persen hanya diberikan Bank Mandiri dalam Perhelatan Mandiri Property Expo 2018 yang digelar pada 5-13 Mei 2018. 

Penyelenggaraan Mandiri Property Expo ini merupakan salah satu upaya perseroan untuk merealisasikan target pertumbuhan bisnis KPR sebanyak dua digit pada tahun ini. Hingga 31 Maret 2018, penyaluran KPR Bank Mandiri telah mencapai Rp 40,45 triliun, tumbuh 11,11% dibandingkan Maret 2017.

"Di event kali ini, kami berharap bisa membukukan pencairan Mandiri KPR di kisaran Rp 400 Miliar. Nilai tersebut berasal penjualan properti dari 70 proyek milik 18 developer kerjasama peserta Expo," kata Susatyo.

Selain Bank Mandiri, bunga murah KPR juga ditawarkan oleh sejumlah bank lain. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) misalnya, sudah lebih dulu menawarkan promo bunga tetap sebesar 5,88 persen untuk jangka waktu 3 tahun. 

Bank swasta terbesar itu pun hanya memberikan minimal jangka waktu 3 tahun. Selain itu, bank miliki Hartono bersaudara ini juga membebaskan biaya penalti untuk pelunasan dipercepat setelah masa bunga tetap berakhir. 

"Promo bunga spensial KPR BCA ini merupakan suku bunga paling rendah yang pernah dikeluarkan oleh KPR BCA," jelas bank tersebut dalam situs resminya. 

Sebelumnya, CIMB Niaga juga mengeluarkan promo KPR dengan bunga tetap 5,8 persen pada tiga tahun pertama. Namun, masa berlaku promo bunga KPR tersebut sudah berakhir pada 31 Maret lalu. 

Sementara itu, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) saat ini menawarkan suku bunga KPR tetap sebesar 6,75 persen untuk dua tahun pertama dan 7,75 persen untuk dua tahun berikutnya. (im)