PDAM Tirta Patriot, Tetap Eksis Ditengah Wabah Pendemi COVID-19

Kota Bekasi (855.news.com) -- Wabah virus Corona (COVID-19) yang melanda di hampir seluruh belahan dunia, tentu, selain mengancam aspek kesehatan manusia, juga memunculkan multiplier effect terhadap semua aspek kehidupan.

Pada sektor-sektor pelayanan, hal itu menjadi tantangan yang tidak ringan, termasuk pelayanan pengadaan air bersih bagi masyarakat. Kebutuhan air bersih masyarakat hampir pasti melonjak, karena salah satu cara menghadang penyebaran virus Corona adalah dengan tersedianya air bersih dan berkualitas di tengah-tengah masyarakat, termasuk masyarakat Kota Bekasi.

Selain untuk kebutuhan yang sudah baku dalam kondisi normal, kini masyarakat Kota Bekasi di segala tempat dan lokasi lebih membutuhkan lagi guna sesering mungkin mencuci tangan dengan kondisi air yang mengalir, segera mencuci baju ketika kembali dari luar rumah, dan sebagainya.

Pelbagai  sebab musabab inilah yang dalam beberapa bula terakhir menjadi salah satu fokus utama bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Patriot Kota Bekasi.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Patriot, Solihat mengatakan, PDAM Tirta Patriot berupaya keras memaksimalkan pelayanan dan  pendistribusian air bersih kepada masyarakat Kota Bekasi selama masa pandemi COVID-19  melanda Kota Bekasi.

"Tentunya kami,  bersama Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Optimalisasi pelayanan ini sebagai bagian dari ikhtiar turut  meringankan beban masyarakat selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akibat penyebaran Virus Covid 19," tutur pria yang sudah sekitar 20 tahun berkecimpung di dalam pelayanan air minum kepada masyarakat ini.

Solihat pun tidak memungkiri di tengah kondisi saat ini, tidak sedikit perusahaan pelayanan yang terguncang baik dari sisi pelayanan maupun manajerial dan finansialnya. Namun ia beserta jajaran PDAM Tirta Patriot terus memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat.

"Alhamdulillah kami terus bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat, tentunya kondisi ini ditopang kondisi dimana PDAM Tirta Patriot masih tetap dalam keadaan sehat dan mampu menjalankan kegiatan operasional secara normal, baik secara manajerial, finansial maupun pemenuhan hak dan kewajiban lainnya,"papar Solihat.

Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat selama wabah COVID-19 berlangsung, lanjut Solihat, PDAM Tirta Patriot terus memperbaiki sistem manajerial perusahaan.

Dengan semangat dan etos kerja seluruh pegawai PDAM Tirta Patriot, maka berdasarkan audit BPPS-PAM dan BPKP,  perusahaan yang berlokasi di Teluk Buyung Bekasi Utara ini acapkali  mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam kurun beberapa tahun terakhir, sehat dan FCR.

"PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi pun mampu memberikan PAD yang progresif kepada Pemerintah Kota Bekasi. Dalam dua tahun terakhir ada kenaikan PAD dari PDAM Tirta Patriot untuk Pemerintah Kota Bekasi," papar alumni SMAN 1 Kota Bekasi ini.

Dalam hal penilaian kinerja, Solihat menuturkan ada empat aspek kinerja yang menjadi skala prioritas PDAM Tirta Patriot untuk lebih baik lagi kedepan;  pertama adalah aspek keuangan; kedua aspek pelayanan; ketiga aspek operasional;  dan terakhir aspek sumber daya manusia. Hal ini menjadi parameter mutlak bagi PDAM dalam penilaian kinerja.

“Selain itu ada motivasi kami  di PDAM Tirta Patriot untuk terus memberikan pelayanan yang maksimal. Dalam ranking berdasarkan data BPPS-PAM, PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi secara Nasional di tahun 2019 masuk kedalam peringkat 81 dari 380 PDAM seluruh Indonesia, dan peringkat 14 dari PDAM seluruh Jawa Barat,” tutur Solihat.

Dijelaskannya, PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi selalu dalam penilaian sehat serta FCR karena dari empat aspek penilaian dinyatakan baik. Hal ini menjadi motivasi yang luar biasa untuk terus meningkatkan prestasi, khususnya dalam pelayanan terhadap masyarakat Kota Bekasi.

Untuk menjadi sebuah perusahaan yang sehat, kata Solihat, selain dengan menjalankan prinsip-prinsip diatas. PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi juga senantiasa berkomitmen dalam menjalankan operasionalnya sesuai dengan seluruh peraturan yang mengikat bagi penyelenggaraan PDAM.

"Semua peraturan yang berkaitan dengan PDAM, baik itu Peraturan Daerah, Peraturan Walikota, Peraturan Menteri, Peraturan Pemerintah dan Perundang-undangan, kami jalankan secara konsekwen dan penuh tanggung jawab,"tegasnya.

Dengan komitmen inilah, kata Solihat, fokus PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi menjadi terjaga dalam hal tanggung jawab terhadap tugas dan tanggung jawabnya kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk melayani masyarakat Kota Bekasi.

Menurut Solihat, selama wabah pendemi Covid-19, PDAM Tirta Patriot Kota tetap mengaktifkan para karyawan secara periodik sesuai dengan ketentuan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Kota Bekasi yang membatasi waktu dan jumlah pekerja dengan pembagian sistem kerja WFH (Work From Home) dengan tujuan pembatasan sosial untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

"Dengan jumlah Karyawan yang ideal, maka pembagian tugas kepada seluruh karyawan dapat berjalan dengan baik, sehingga tetap mampu secara maksimal menjalankan tupoksinya masing-masing,"urainya.

Kemampuan dan keahlian karyawan yang merata, menurut Solihat menjadi kunci penting dalam menjaga tetap maksimalnya pelayanan terhadap masyarakat.

Meski para karawan dalam kinerjanya dibatasi dengan pembatasan sistem kerja, tapi semua pelayanan seperti menerima pembayaran rekening, pemasangan baru, penerimaan keluhan ganguan, penanganan gangguan, pendistribusian dan produksi tetap berjalan normal.

"Semoga kami PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi tetap mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Bekasi,"pungkas Solihat.(ton).