Tuntas, Jabatan Wagub DKI Diamanatkan kepada PKS

Jakarta (855.news.com) -- Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan pihaknya telah sepakat jika kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta akan diserahkan kepada PKS. Kesepakatan muncul usai kedua partai menggelar pertemuan terkait hal tersebut, Senin 5 November 2018 sore.

"Kami sepakat bahwa Gerindra DKI Jakarta akan mengamankan kebijakan Ketua Umum Prabowo berkaitan dengan pengisian wagub DKI," kata Taufik.

Prabowo sebelumnya diakui telah berkomitmen untuk menyerahkan kursi wagub kepada PKS. Untuk teknisnya, sambung dia, Gerindra dan PKS akan membentuk sebuah badan bersama yang nantinya bertugas melakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada calon wagub.

Senada, Ketua DPW PKS DKI Syakir Purnomo menyampaikan telah ada kesepakatan dengan Gerindra untuk membentuk badan bersama guna melakukan fit and proper test bagi calon wagub.

Kendati demikian, sambungnya, untuk calon wagub tetap diserahkan kepada PKS sesuai dengan komitmen yang pernah disampaikan oleh Prabowo. "Dan tadi juga sudah disepakati bahwa kursi itu diamanatkan, dimandatkan kepada PKS," ujar Syakir.

Syakir berharap dalam waktu dekat nanti nama calon wagub DKI pengganti Sandiaga Uno bisa segera dipilih dan disampaikan kepada publik. "Nanti mudah-mudah pada waktu berikutnya segera disampaikan kepada publik tentang dua nama kader PKS yang akan disampaikan ke pimpinan DPRD DKI Jakarta," tutur Syakir.

Atas dasar itu, Syakir berpendapat proses pengisian jabatan wagub sebenarnya simpel dan tidak perlu diperpanjang lagi. Sebab, lanjutnya, PKS dan Gerindra tinggal menandatangi saja keputusan pengajuan dua nama dari PKS untuk mengisi kursi DKI 2. Dua nama tersebut yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syiakhu. (*/im).