Bertautnya Visi Gubernur dan Kesiapan Kandidat Wagub DKI Jakarta

Jakarta (855.news.com) -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengharapkan pengisi kursi wagub DKI yang terpilih untuk menggantikan Sandiaga Uno bisa berkomitmen sejalan dengan dirinya. Hal itu direspon positif oleh Ahmad Syaikhu selaku calon Wakil Gubernur.

Menurut Anies, Wakil Gubernur harus memiliki komitmen untuk menjalankan semua yang menjadi visi gubernur.

“Jadi tidak membawa visi-misi sendiri, yang justru bertolak belakang dengan Gubernur. Sebab, sewaktu masa kampanye Pilkada DKI 2017 silam, Saya dan Pak Sandi telah memiliki janji yang sudah disampaikan kepada warga Jakarta,”kata Anies di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa 6 November 2018.

Selain itu, lanjut Anies, ia juga menginginkan pengisi kursi wagub DKI nantinya juga bisa bekerja dengan baik dan disiplin.

Anies sendiri enggan mengomentari soal dua nama calon wagub yang akan ditawarkan PKS sebagai salah satu partai pengusung dirinya dan Sandiaga pada Pilkada DKI 2017. Sejauh ini, dua nama terekspos yang akan diberikan PKS yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

"Kita lihat sampai ujung aja dah sekarang, dari dulu dua nama, tapi siapa dua namanya, ya pasti dua nama lah," ujar Anies.

Satu hal yang pasti, kata Anies, siapapun namanya ia ingin Gerindra dan PKS bisa segera sepakat soal nama yang akan diberikan untuk jabatan DKI 2.

Selaras dengan Gubernur

Di tempat terpisah, kandidat calon wakil gubernur DKI Jakarta dari PKS Ahmad Syaikhu menyatakan siap melanjutkan visi misi yang telah dibuat oleh Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta saat masih berpasangan dengan Sandiaga Uno.

"Seperti yang disampaikan pak Anies saya setuju bahwa prinsipnya, saya siap support program-program yang diamanahkan oleh gubernur, karena sebagai wakil membantu beliau dalam upaya melakukan visi dan misinya," tutur Syaikhu Selasa 6 November 2018.

Syaikhu juga menyebut permintaan Anies tersebut wajar. Sebab, wagub terpilih nantinya menjabat di pertengahan masa pemerintahan.

"Karena memang, kan, bukan di awal kepemimpinan, kita ada di pertengahan, melanjutkan. Memang betul, harus jalan dengan visi-misi pak gubernur Anies dengan pak Sandiaga Uno," katanya.

Untuk itu, Syaikhu tekah mempersiapkan diri,  khususnya dalam penguasaan berbagai masalah di Jakarta. Sebab menurutnya, penting bagi calon pemimpin menguasai masalah daerahnya.

"Ketika dia tidak mengenal daerah dengan baik, permasalahan dengan baik, tentu dia sulit juga berbuat," ucap Syaikhu. (*/im)