Kasus Prostitusi VA, Dua Mucikari Jadi Tersangka

Surabaya (855.news.com)--Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menetapkan dua tersangka kasus prostitusi online yang melibatkan artis Vanessa Angel (VA) dan model Avriellia Shaqqila (AS). Dua tersangka tersebut berprofesi sebagai mucikari asal Jakarta Selatan.

"Ada dua orang yang dijadikan tersangka berinisial ES (37) dan TN (28). Mereka berperan mendatangkan korban hingga bisa diakses, seperti tarif dan lain-lain," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol. Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim di Surabaya, Minggu 6 Januari 2018.

Barung menyebutkan dua orang tersangka itu merupakan mucikari yang berasal dari daerah Jakarta Selatan. Mereka saat ini tengah ditahan di Mapolda Jatim.

"Sementara dua artis itu wajib lapor. Dua tersangka sudah cukup lama, ada yang melapor, yang kedua memang hasil siber patrol," katanya.

Direskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan menjelaskan modus operandi yang dipakai dua mucikari itu adalah mempromosikan artis atau selebgram melalui media sosial Instagram.

Yusep mengatakan kedua muncikari mempromosikan artis di Instagram untuk melakukan jasa layanan prostitusi bagi oknum yang berminat dari selebgram yang ada.

"Selanjutnya, memfasilitasi komunikasi dan melakukan transaksi. Aturan mainnya 30 persen dibayar di muka melalui rekening," katanya.

Pihaknya saat ini masih terus melakukan pendalaman dan telah meminta bantuan PPATK terkait dengan transaksi keuangan.

Sementara itu, usai pemeriksaan, Vanessa, dengan didampingi oleh sahabatnya Jane Shalimar dan sejumlah tim kuasa hukumnya, menyampaikan permintaan maaf. 

Artis yang membintangi sejumlah film televisi (FTV) itu lalu membacakan kalimat permintaan maafnya yang tertulis dalam secarik kertas.

"Saya Vanessa Angel, meminta maaf atas kegaduhan yang telah terjadi atas segala opini dan asumsi yang telah terbentuk di masyarakat maupun media sosial," kata dia.

Lebih lanjut, Vanessa juga mengaku bahwa kesalahan dan kekhilafan yang ia lakukan telah merugikan banyak orang. Selama menjalani proses pemeriksaan, Vanessa juga mengaku diperlakukan dengan baik oleh penyidik Polda Jatim.

Minta Maaf

VA sendiri akhirnya keluar dari gedung Subdit V Cyber Crime Polda Jatim, Minggu (6/1) sore, setelah 24 jam lebih menjalani pemeriksaan. Vanessa menjadi satu artis yang terseret kasus prostitusi daring (online). Vanessa diamankan polisi saat berada di Surabaya, Sabtu (5/1).

Vanessa keluar dengan mengenakan kaus putih, dengan didampingi oleh sahabatnya Jane Shalimar dan sejumlah tim kuasa hukumnya. Di depan para wartawan, artis yang membintangi sejumlah film televisi (FTV) itu lalu membacakan kalimat permintaan maafnya yang tertulis dalam secarik kertas.

"Saya Vanessa Angel, meminta maaf atas kegaduhan yang telah terjadi atas segala opini dan asumsi yang telah terbentuk di masyarakat maupun media sosial," kata dia.

Lebih lanjut, Vanessa juga mengaku bahwa kesalahan dan kekhilafan yang ia lakukan telah merugikan banyak orang. Selama menjalani proses pemeriksaan, Vanessa juga mengaku diperlakukan dengan baik oleh penyidik Polda Jatim. 

Ia menyebut dirinya kini baru menyandang status sebagai saksi. "Saya berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu saya dan memperlakukan saya dengan baik selama ini, dan selama menjalani pemeriksaan sebagai saksi, saksi korban," ucap Vanessa.

Ke depan, Vanessa menyebut dirinya akan kooperatif mengikuti segala prosedur pemeriksaan yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian.

"Ke depan saya akan mengikuti prosedur pemeriksaan yang telah ditetapkan oleh pihak kepolisian," kata Vanessa.

Vanessa lalu diizinkan meninggalkan Polda Jatim lantaran ia baru berstatus sebagai saksi. Oleh kepolisian, ia hanya dikenai wajib lapor(tim)