Jababeka Gelar Pelatihan Sulam Pita Kepada Ibu Rumah Tangga

Kabupaten Bekasi (855.news.com) --Jababeka kembali  memberikan pelatihan sulam pita bagi para ibu yang berada di desa sekitar kawasan. Pelaksanaan kali ini berlangsung selama 2 hari yaitu tanggal 17 – 18 September 2019 di Aula desa Karang Baru, kecamatan Cikarang Utara.  Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para ibu rumah tangga sehingga jika ditekuni lebih lanjut dapat memberikan penghasilan tambahan.

Pelatihan berlangsung di Aula Desa Karang Baru yang terletak di lantai atas dan  diikuti oleh 25 peserta yang sangat antusias selama program berlangsung. Peserta mendapatkan peralatan dan perlengkapan teknik dasar menyulam pita yang hasilnya dapat mereka bawa pulang.

Instruktur sulam pita, Wiwi , pada awalnya adalah salah satu peserta yang pernah mendapatkan pelatihan serupa oleh Jababeka dan saat ini telah memanfaatkannya  untuk menunjang usaha jahit yang sudah ditekuninya.

“Saya senang pernah mengikuti pelatihan yang diberikan Jababeka, karena bisa saya terapkan juga untuk modifikasi order jahitan yang saya terima,” ungkap wiwi yang juga seorang penjahit. Selain itu, Wiwi juga merasa senang mendapat kesempatan melatih teknik dasar sulam pita kepada ibu-ibu lainnya. kepada   

Pada akhir pelatihan, diberikan penghargaan bagi 3 peserta terbaik yang nantinya akan diberikan pelatihan sulam pita lanjutan. Kepala desa Karang Baru, Ambarawa, menyambut baik pelatihan yang diberikan Jababeka bagi warganya;“Terima kasih kepada Jababeka karena pelatihan seperti ini sangat  bermanfaat bagi para ibu di desa kami.” 

Aris Dwi Cahyanto, Senior Manager Jababeka Infrastruktur mengatakan, kegiatan Kelas Terampil Sulam Pita merupakan salah satu penjabaran dari Program Jabat Ekonomi yang bertujuan untuk  memotivasi para ibu agar bisa menghasilkan suatu karya di sela-sela kesibukan mengurus Rumah Tangga yang apabila ditekuni bisa memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga.

”Program CSR Jababeka Bersahabat bidang ekonomi yang secara tidak langsung dapat menciptakan lapangan kerja mandiri bagi masyarakat sekitar," ujarnya. (*)