Politisi PKS: SP 3 Rizieq Baik untuk Rekonsiliasi Nasional

Jakarta (855.news.com) -- Politikus PKS Nasir Djamil menilai penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan percakapan porno yang menjerat imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, dapat menghadirkan rekonsiliasi nasional.

"SP3 untuk Habib Rizieq itu untuk rekonsiliasi dan itu juga bentuk kepedulian Polri untuk mendinginkan suasana menjelang Pileg dan Pilpres 2019," kata Nasir di rumah dinas Ketua DPR Bambang Soesatyo, Jakarta, Jumat 15 Juni 2018.

Menurut Nasir, dalam konteks hukum, penerbitan SP3 kasus dugaan cakap mesum itu memang layak karena tidak ada cukup bukti untuk melanjutkan tingkat penyelidikan ke penyidikan.

Saat ini Rizieq masih berada di Arab Saudi. Di pergi ke Tanah Suci tak lama sebelum ditetapkan menjadi tersangka kasus tersebut.

Nasir menyebut sosok Rizieq dibutuhkan umat Islam di Indonesia. Dia pun berharap Rizieq segera pulang ke tanah air. 

Menurutnya, kepulangan Rizieq dapat bisa membuat kondisi menjelang pemilu menjadi kondusif. 

Dengan kepulangan Rizieq, Nasir menyebut bisa mengatasi persoalan pertentangan yang menghadapkan satu kelompok dengan yang lain.

"Sehingga rakyat bisa menikmati dengan gembira proses demokrasi di 2019," lanjutnya.(*/im).