Kota Bekasi Ajukan PSBB Ke-4

Kota Bekasi (855.news.com) -- Pemerintah Kota Bekasi mengajukan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap empat ke Gubernur Jawa Barat. Tahap tiga PSBB Kota Bekasi akan berakhir  26 Mei 2020.

“Kemarin sudah diajukan, jadi tiga hari sebelumnya sudah saya lakukan,”  kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi di Bekasi, Minggu (24/5/2020).

Menurut Rahmat, alasan perpanjangan PSBB karena Kota Bekasi merupakan salah satu kawasan yang berbatasan langsung dengan episentrum Covid-19 yakni DKI Jakarta. Hingga kini, jumlah kasus Covid-19 di DKI Jakarta masih belum landai.

Ihwal lama perpanjangan, Rahmat menyebutkan bahwa Jawa Barat berakhir  29 Mei 2020. Sedangkan DKI Jakarta sampai 4 Juni 2020.

“Nah kita tidak bisa lepas dari DKI ini, karena kita juga menjadi episentrumnya Jabodetabek,” paparnya.

Dijelaskannya, PSBB tak bisa dilepas begitu saja meski jumlah kasus Covid-19 di Kota Bekasi belakangan ini terus stagnan. Sebab seluruh kebijakan yang mengatur masyarakat untuk tidak berkerumun hingga tidak banyak melakukan pergerakan, semuanya ada dalam aturan PSBB.

“Mungkin caranya yang bisa dirubah. PSBB-nya kalau dilepas, repot,” ucap Rahmat.

Pertumbuhan Covid-19 di Kota Bekasi hanya 0,71 persen, lanjut Rahmat, itu berarti  satu orang yang tertular virus belum tentu menularkan ke satu orang lainnya.  Ia pun berharap tidak ada lonjakan Covid-19 pasca Lebaran ini.

Berdasarkan corona.bekasikota.go.id, jumlah pasien corona di Kota Bekasi sebanyak 288 orang, 235 pasien positif yang sembuh dan  ada 31 pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia. (*/im).