Kota Bekasi Mulai Kondusif dari Covid-19

Kota Bekasi, Jawa Barat (855.news.com)--Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, mengatakan dalam kurun 26 Mei 2020 sampai 29 Juni 2020, tidak ada lagi peningkatan angka kematian secara resmi yang diumumkan oleh Labkesda Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan Lab. RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi.

Untuk itu, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung langkah pencegahan di masa new nornal ini.

Walikota yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kota Bekasi mengatakan tidak ada lagi peningkatan angka kematian dari akhir Mei 2020.

"Artinya, sudah aman dari angka kematian Covid 19 di Kota Bekasi, kita harus pertahankan dengan lebih ditingkatkan lagi sosialisasinya," katanya dalam rilis yang disampaikan Humas Pemkot Bekasi, Senin (29/6/2020).

Wali Kota mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, organisasi masyarakat, para relawan, dan juga para apartur yang ikut serta dalan peraturan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) yang merupakan kewajiban bersama untuk mematuhi peraturan tersebut.

"Kerja kita bersama, dari status siaga, Status Bencana, PSBB sampai transisi New Normal di Kota Bekasi, semua ikut berperan besar dalam pencegahan ini" jelasnya..

Sampai tanggal 29 Juni 2020 ini, terdapat 13 orang terkonfirmasi dalan proses perawatan dan tinggal menunggu dalam proses penyembuhannya sehingga bisa kembali beraktivitas seperti biasanya. Selanjutnya, Pemerintah Kota Bekasi juga tetap melanjutkan adanya persediaan test bagi semua elemen baik rapid test mapun test swab secara acak yang hasilnya bisa kita ketahui hasil negatif atau positif.

"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan kita benar-benar harus pertahankan dan Insya Allah dalam waktu cepat ini, Kota Bekasi yang sekarang berstatus kuning akan berubah menjadi kota hijau" pungkas Wali Kota.(cw)