Sultan Sepuh XIV Kasepuhan Cirebon Berpulang ke Rahmatullah

Cirebon, Jawa Barat (855.news.com)--Keraton Kasepuhan Cirebon Jawa Barat, Rabu 22 Juli 2020 berduka dan berkabung atas wafatnya Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat.

 Sultan Arief Natadiningrat tutup usia pada Rabu 22 Juli 2020 sekikatr pukul 05.20 WIB dalam usia 55 Tahun. Dia sempat dirawat di ruang ICCU Rumah Sakit Santosa Bandung. Sultan Arief akan dikembumikan di Pemakaman Astana Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Seperti diketahui, Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat dinobatkan sebagai Sultan Sepuh ke XIV pada 9 Juni 2010. Beliau menggantikan ayahnya, Sultan Sepuh XIII, tepat 40 hari setelah wafatnya. Sultan Sepuh merupakan pemimpin tertinggi di Keraton Kasepuhan Cirebon.

Saat penobatan, digelar rangkaian acara “Jumenengan” di Keraton Kasepuhan Cirebon. “Jumenengan” ditandai dengan penanaman keris Sunan Gunung Jati oleh PRA Arief Natadiningrat sendiri, melepaskan 14 merpati putih, menanam 14 pohon langka dari “Dewan Daru” dan menyunat 14 anak yatim piatu.

Sepanjang hayatnya, banyak posisi dalam organisasi profesional dan komunitas, selain sebagai Ketua Yayasan Kasepuhan Keraton, Pembina Yayasan Sunan Gunung Jati, ia juga Direktur PT Cirebon Raya Internasional, PT Nurjati Mas Internasional.

Sultan Arief juga aktif di 30 organisasi, termasuk Ketua Asosiasi Pengusaha Pengadaan Barang dan Jasa Indonesia (Aspanji) di Jawa Barat dan Ketua Ardin Jawa Barat.

Beliau  juga aktif bersosialisasi di media sosial untuk menginformasikan segala sesuatu tentang istana, acara pariwisata, dan berbagai kegiatan di lingkungan istana Kasepuhan. Sejauh ini, PRA Arief Natadiningrat memang yang paling aktif di dunia media sosial di antara para sultan nusantara.

Ayah dari tiga putra dan satu putri ini juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Cirebon dan Ketua Badan Pengembangan Andalan Ciayumajakuning (Cirebon-Indramayu-Majalengka-Kuningan).

Dari pernikahannya dengan Syarifa Isye, pria kelahiran Cirebon, 5 September 1965 itu mendapatkan tiga putra dan satu putri, yaitu Elang Raja tertua (ER) Ari Rahmanudin, ER Lukman Zulkaedin, Ratu Raja (RR) S. Fatimah Nurhayani, dan ER termuda Muhammad Nusantara.

PRA Arief Natadiningrat pun pernah menjadi  anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mewakili Jawa Barat periode Tahun 2004-2009. (im).