Ahmad Syaikhu ajak masyarakat sholat subuh berjamaah jadi rutinitas

Bandung (VOB.news.com) - Ratusan umat islam memadati Masjid Al Jihad Kencana, Rancaekek, Bandung, untuk mengikuti shalat subuh berjamaah bersama  Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Ahmad Syaikhu.

Selepas shalat subuh berjamaah Ahmad Syaikhu memberikan ceramah di hadapan para jemaah yang datang dari berbagai tempat di Kecamatan Rancaekek dia mengajak kepada seluruh Jamaah agar Shalat subuh berjamaah di masjid harus dijadikan rutinitas. Sehingga, keadaan ini akan membangkitnya kejayaan islam.

Dirinya memaparkan, untuk mewujudakannya harus ada nilai keimanan yang merupakan cikal bakal terbentuknya persatuan antar umat. Sebab, ketika umat berada didalam masjid semua sekat akan hilang dan semua orang memiliki derajat sama.

’’Di masjid, umat akan duduk bersama, bermakmum bersama, menghilangkan sekat antar pribumi dan pendatang,” jelas Syaikhu dalam ceramahnya belum lama ini.

Keadaan ini, pernah di contohkan pada zaman Rasullah ketika suku Aus dan Khajraj bermusuhan selama 120 tahun pada akhirnya bisa dipersatukan di masjid.

Dengan begitu, fungsi masjid bukan saja sebagai tempat ibadah, tetapi dengan memakmurkan masjid adalah bentuk pengabdian umat islam kepada Allah.

Selain itu, kesejahteraan merupakan tonggak untuk membentuk umat islam terbebas dari kemiskinan. Namun, untuk melakukannya perlu pemberdaayaan umat dengan diwujudkan melalui Zakat, Infaq dan Shodaqoh.

Calon Gubernur Jabar dari PKS tersebut mengatakan, umat islam harus memiliki semangat untuk mengisi ruang-ruang kosong dalam berbagai sektor kehidupan.

Keberadaan masjid harus ditempatkan sebagai poros sebuah peradaban, dan pusat dari segala kehidupan, maka disanalah umat islam bisa mengisi daya dan kekuatannya. Dengan begitu seharusnya keberadaan masjid ditengah pusat perkantoran, hotel, rumah makan, sekolah, begitu terdengar suara adzan harus dengan segera berbondong menuju masjid dan meninggalkan kesibukannya.

Oleh karenanya, Syaikhu mengingatkan umat islam agar selain memperkuat poros keimanan dengan melaksanakan shalat jamaah di masjid, juga umat islam harus memiliki prestasi di segala bidang, baik bidang kedokteran, bidang teknologi, bidang ekonomi, bidang politik, dan bidang lainnya.

Syaikhu menambahkan, umat islam haruslah menjadi kaya agar tidak bergantung pada orang lain. Namun, menjadi kaya bukan bermaksud menjadi sombong dan lalay karena hartanya. Tetapi, kekayaan harus dipergunakan untuk menunjukan pengabdiaannya pada Allah untuk membantu umat.

Untuk itu, dengan melakukan Shalat Subuh berjamaah dapat menjadikan roda perekonomian berputar lebih awal karena dibarengi dengan kerkahan yang Aallah berikan.

’’Ini sebagai bukti negara Turki yang pemerintahnya mewajibkan shalat subuh berjamaah. Turki sekarang menjadi 12 negara dengan ekonomi yang maju, pembangunan dimana-mana tapi tidak berhutang,” pungkas Syaiku. (*).