SI TIK TIK secercah harapan melawan jentik

Kota Bekasi (VOB.news.com) - Diskominfostandi Kota Bekasi saat ini sedang mengembangkan aplikasi Si Tik Tik (Sistem Informasi Jentik oleh Jumantik). Aplikasi ini memberikan kemudahan dalam memonitor penyebaran nyamuk Aedes Agepty.

Melalui aplikasi ini petugas Jumantik (Juru Pemantau Jentik) akan melaporkan hasil pantauannya. Hasil pantauan ini secara realtime akan diterima oleh Admin di Diskominfostandi, di Puskesmas dan Dinas Kesehatan.

Jika kepadatan jentik di atas 10 persen atau ada penderita positif DBD maka puskesmas akan melakukan fogging tetapi jika masih dibawah itu, Puskesmas akan melakukan edukasi ke masyarakat melalui program 3M.

Hal itu dikemukakan oleh Ahmad Syaikhu, Wakil Walikota Bekasi, seusai Seminar Gerakan Menuju Smart City yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Rabu 15 November 2017 di Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk Jakarta.

Ia menambahkan bahwa penerapan aplikasi ini tentu saja memudahkan jumantik dalam memberikan laporan dan Dinas Kesehatan lebih cepat dan akurat dalam menindaklanjuti laporan tersebut.

"Terobosan ini merupakan upaya mewujudkan kota Bekasi sebagai salah satu Smart City terkemuka di Indonesia," paparnya. (as/it).