UMMI Terjunkan Mahasiswa KKN Tematik Lingkungan Hidup

Sukabumi (855.news.com) -- Untuk kali keduanya Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menggelar program KKN Tematik Lingkungan Hidup dengan tema “Pemberdayaan komunitas peduli lingkungan dan sekolah berbudaya lingkungan di kawasan DAS Cicatih Sukabumi” meliputi 7 Kecamatan Kabupaten Sukabumi, yakni Kecamatan Caringin, Nagrak, Ciambar, Cidahu, Cicurug, Parakansalak, Kalapanunggal.

Arif Supendi (ketua program KKN Tematik LH UMMI) menegaskan dalam pembukaan pembekalan program KKN Tematik LH pada 4 Mei 2018 di Mesjid Al-Umm, bahwa “Keluaran program KKN Tematik LH ini adalah (1)  terbentuknya komunitas peduli lingkungan (2)merintis Gerakan Sadaqah Sampah/Bank Sampah (3) memproduk sampah organik (4) mendaur ulang sampah anorganik (5) menanam pohon produktif (6) Sekolah berbudaya lingkungan/ Adiwiyata (7) mendidik/melatih pengelolaan pupuk organik (8) menginisiasi kerjasama yang sinergi antara ABCG (Academics, Business, Community and Government)”.

Rektor UMMI Dr. Sakti Alamsyah, M.Pd. dalam sambutannya menjelaskan bahwa “tujuan KKN Tematik Lingkungan Hidup ini adalah (1) mewujudkan kesadaran, kepeduliaan dan perilaku ramah lingkungan warga Muhammadiyah dan masyarakat pada umumnya dalam rangka melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar (2) melakukan kajian lingkungan secara obyektif, menyeluruh dan berkeadilan sebagai masukan yang akurat kepada pimpinan dan warga Muhammadiyah serta masyarakat pada umumnya (3) menyelenggarakan pendidikan dan dakwah lingkungan kepada masyarakat dalam rangka peningkatan kesadaran dan kepedulian masyarakat (4) melakukan advokasi kepada masyarakat dan mendorong pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam rangka pembuatan dan implementasi kebijakan lingkungan yang berkeadilan serta berkelanjutan (5) Menjalin kerjasama yang setara dan bersinergi dengan majelis dan/atau lembaga internal Muhammadiyah dan institusi lingkungan di dalam maupun di luar negeri dalam rangka pengembangan dan keberlanjutan lingkungan”.

Sementara itu Amalia Nur Milla, Dekan Fakultas Pertanian UMMI menjelaskan bahwa “Metode pelaksanaan kegiatan KKN Tematik LH ini adalah mahasiswa tinggal bersama dengan masyarakat selama 40 hari (23 Juli – 31 Agustus 2018) dengan tahapan kegiatan (1) Sosialisasi, yaitu kegiatan perkenalan dan sosialisasi program KKN mahasiswa kepada lingkungan sekitar pos KKN (RT, RW, tetangga), aparat desa dan kecamatan (2) Focus Group Discussion (FGD), yaitu kegiatan diskusi mahasiswa dengan masyarakat dan otoritas setempat guna membahas permasalahan lingkungan yang ada dimasyarakat serta menghasilkan kesepakatan program solusi yang akan dijalankan (3) Pelaksanaan program, yaitu tahapan pelaksanaan program/kegiatan berdasarkan hasil FGD. (4) Minilokakarya, yaitu pemaparan hasil pelaksanaan kegiatan KKN dan rencana tindak lanjut pasca KKN. (5) Program Tindak Lanjut, yaitu program yang berfungsi untuk mengontrol kesinambungan hasil-hasil KKN berupa program pendampingan dan lain lain”.

KKN Tematik Lingkungan Hidup ini merupakan program KKN unggulan yang dikembangkan UMMI dan merupakan bagian pelaksanaan dari Catur Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada masyarakat dan Al-Islam Kemuhammadiyahan. (hidayat tri)