SMAIT ICM Gunung Geulis Menerima Pengurus YSTP

Bogor (855.news.com) -- Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Insan Cendekiawan Mandiri (SMAIT ICM) Gunung Geulis kedatangan tamu dari pengurus Yayasan Sambu Tiga Plus (YSTP) dalam rangka studi banding. Kegiatan tersebut bertempat di Beranda Masjid Hizbullah dihadiri oleh Pimpinan SMAIT dan Civitas akademika pada Sabtu, 20 Juli 2018.

Muzakkir Djabir, Direktur Utama  SMAIT ICM menerangkan tentang Profil SMAIT ICM yang tahun ini telah genap memiliki kelas 10, 11 dan 12. Sedangkan Visi  SMAIT ICM adalah “Menjadi sekolah terdepan yang mengembangkan potensi fitrah insani untuk menghasilkan pemimpin berkarakter Islami sebagai perwujudan Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin”.

Menjadi sekolah terdepan memiliki makna bahwa SMAIT ICM akan selalu berinovasi, berkreasi dan meningkatkan diri secara terus menerus  sehingga menjadi pelopor dan teladan bagi sekolah lainnya. Nilai-nilai yang dikembangkan di SMAIT ICM ini adalah hanya menggunakan sumber-sumber dana yang halal dan thoyyib, memberikan layanan yang terbaik untuk guru/staf, siswa dan orang tua, bekerja dengan ihsan,  ikhlas, cerdas, keras dan tuntas, mengedepankan aspek keteladanan, cinta dan kasih sayang dan pembelajar yang terbuka terhadap pengetahuan baru dan berguna.

Sementara itu Amru Asykari, Bagian Akademik SMAIT ICM menjelaskan bahwa pendekatan dan metodologi dalam pembinaan siswa di Student Residence melalui pembinaan siswa berlandaskan pendekatan cinta dan kasih sayang,  senantiasa berusaha merancang kegiatan pembinaan siswa yang aktif, efektif, kreatif  dan  menyenangkan, menerapkan apresiasi dan konsekuensi logis  secara konsisten dan proporsional tanpa melalui hukuman/sanksi fisik langsung, lebih mendahulukan apresiasi/reward daripada sanksi, memberi kesempatan mengaktualisasikan diri dalam berbagai macam ekstra kurikuler dan melakukan pendekatan individual di dalam meningkatkan kemampuan tiap individu secara optimal.

Sedangkan kompetensi lulusan SMAIT ICM yang diharapkan adalah memiliki kompetensi kepribadian Islami, kompetensi akademik dan kompetensi leadership. 

Kemajuan yang diharapkan berfokus pada kemajuan akademik dan non akademik. Hasil Studi Banding berupa pengumpulan data dan informasi sebagai bahan acuan dalam perumusan konsep yang diinginkan. Jadi tujuan studi banding itu adalah menambah wawasan, pengalaman dan membandingkan program dan kegiatan yang ada di SMPIT Al-Multazam. (ht).