Taiwan Education Center di Jababeka

Kabupaten Bekasi (855.news.com) --Taiwan Education Center (TEC) Indonesia di bawah pimpinan MOE-Taiwan dan Tunghai University gelar Taiwan Higher Education Fair (THEF) 2018 pertama di Jababeka Convention Center, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat 10 Agustus 2018.

Chairman TEC Indonesia Rini Lestari mengungkapkan, THEF atau Pameran Perguruan Tinggi Taiwan juga terselenggara dengan bekerjasama dengan Jababeka Group dan President University.

“Tujuannya untuk menjaga kerjasama dan kemitraan yang sudah terjalin antara Indonesia dengan Taiwan di bidang pendidikan. Pameran ini juga menjadi implementasi kebijakan baru pemerintah Taiwan yakni New Southbound Policy,” ungkap Rini.

Kebijakan New Southbound Policy fokus untuk memperkuat kerjasama dengan negara-negara di Asia Selatan dan Asia Tenggara dalam berbagai bidang. Termasuk di Indonesia dalam bidang pendidikan.

Bagi murid calon mahasiswa asal Indonesia yang beragama Islam, lanjut Rini, tidak perlu khawatir untuk mendapatkan fasilitas ibadah.

“Di Taiwan itu sudah ada sertifikasi untuk makanan halal. Jadi bagi Umat Muslim yang berwisata atau sekolah disana tidak perlu bingung untuk makan sehari-hari. Disana juga disediakan tempat untuk menjalankan ibadah sholat,” jelas Rini.

Ia menambahkan, ada 36 universitas dari Taiwan yang ikut bergabung dalam THEF 2018 ini. Universitas tersebut diantaranya Tunghai University, Tzu Chi University of Science and Technology, Taiwan Shoufu University, hingga National Taiwan Ocean University.

Lebih dari 1.500 murid SMA maupun mahasiswa di sekitar Jababeka hadir mengunjungi pameran tersebut. Mereka mencari tahu informasi sekitar sistem pendidkan di Taiwan, dan bagaimana cara mendaftarkan diri menjadi mahasiswa di Taiwan.

“Setelah pameran di Jababeka ini, TEC Indonesia akan melanjutkan rute berikutnya ke Hillman Hotel Central Park-Jakarta pada Sabtu 11 Agustus 2018 dan rute berakhir ke Grand Mercure Hotel-Medan pada Minggu-Senin 12-13 Agustus 2018,” sambung Rini.

Sementara President Commissioner of Jababeka Group Setyono Djuandi Darmono mengatakan, dengan mengikuti program pendidikan di Taiwan maka mahasiswa Indonesia bisa meningkatkan kompetensinya.

“Kita bisa bersaing dengan dunia Internasional, makanya ini saya kira menjadi kesempatan yang bagus,” ungkapnya. (tnc)