50 SMK Ikuti Workshop Pengembangan Bursa Kerja Khusus

Bekasi (855.news.com) -- Sebanyak 50 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Bekasi mengikuti workshop pengembangan pelayanan Bursa Kerja Khusus (BKK) yang dihelat Direktorat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Hotel Merapi Merbabu, Kota Bekasi.

Dalam kegiatan ini, SMK Negeri 7 Kota Bekasi ditunjuk sebagai panitia penyelenggara untuk menumbuhkembangkan kreatif para pelajar di Kota Bekasi.

Kepala Sekolah SMKN 7 Kota Bekasi, Lusharyany WT menjelaskan, workshop ini untuk memantapkan lagi para siswa dalam mencari bursa kerja.

"Jadi nanti semua tersistem secara online, sesuai kebutuhan perusahaan, nanti mobile, bisa dilihat apa saja yang dibutuhkan, dan siswa mempunyai keterampilan bidang apa saja," kata dia kepada awak media, Jumat 31 Agustus 2018.

Ia menjelaskan, perusahaan industri yang telah bekerjasama dengan sekolah di Kota Bekasi meliputi wilayah kota/kabupaten Bekasi, Karawang dan DKI Jakarta.

"Selama ini yang banyak dicari itu Teknik Otomotif Industri, semua perusahaan dengan sekolah di Kota Bekasi sudah link and match sesuai dengan program pak Presiden Joko Widodo," tandasnya.

Wakil Kepala Hubungan Industri SMKN 7 Kota Bekasi, Bae Budiman, menambahkan, terdapat ratusan perusahaan yang terlibat dalam bursa kerja khusus.

"Tujuannya adalah untuk memudahkan para siswa yang lulus untuk mendapatkan kerja," tambahnya.

Kegiatan diselenggarakan selama 3 hari sejak berlangsung dari Kamis 30 Agustus hingga Sabtu 1 September 2018.

"Dari 50 sekolah, rinciannya 15 SMK Negeri dan 35 lainnya swasta, masing-masing mengirimkan 1 orang perwakilan," ujar dia. (tnc)