Hore, SMA/SMK di Kota Bekasi Gratis SPP

Kota Bekasi, Jawa Barat (855.newas.com) -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan iuran bulanan untuk SMA maupun SMK negeri di Jabar tetap dilaksanakan mulai Juli 2020. Meski, pemerintah propinsi tengah melakukan refocusing anggaran tahun ini karena Covid-19.

"Anggaran yang bebas biaya itu sudah dianggarkan dan tidak berubah. Jadi di tahun ajaran 2020/2021 di SMA/SMK negeri dan warga tidak mampu di swasta gratis, " kata Ridwan.

Program ini, katanya, dimulai di semeter ini, baik ada Covid-19 maupun tidak, rencana itu tetap ada.

Gubernur Jawa Barat mengatakan kebijakan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) gratis untuk sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) negeri di Jabar, diberlakukan pada tahun ajaran 2020/2021.

Besaran keseluruhan bantuan bergantung pada jumlah rombongan belajar (rombel) di sekolah.

Informasi yang diperoleh, besaran dana yang diberikan pemerintah kepada tiap siswa, berkisar Rp 150.000 – Rp 180.000 per bulan. Pembebasan biaya tersebut hanya berlaku bagi sekolah negeri.

Menurut Ridwan Kamil, langkah pembebasan biaya SPP ini menjadi poin pembenahan bidang pendidikan di Jawa Barat. "Jadi, saya kira semua kekurangan akan kita perbaiki. Setiap tahun juga kita selalu memberikan perbaikan-perbaikan. Anggaran tahun depan SPP kita gratiskan, tahun-tahun sebelumnya kan enggak ada. Insya Allah, tunggu ketok palu saja," ujar Ridwan.

Selain menggratiskan SPP, lanjutnya, Jawa Barat juga tengah membenahi pengadaan ruang kelas dan sekolah baru serta penyelesaian masalah kesejahteraan guru honorer. Bahkan untuk bisa menggratiskan SPP SMA dan SMK negeri mulai tahun 2020 ini, anggaran yang dibutuhkan sangat besar, yakni mencapai Rp 2 triliun per tahun.

Di bagian lain, Ridwan juga akan memberi kemudahan yang akan diberikan kepada anak atau keluarga tenaga medis dalam PPDB 2020. Kemudahan ini disebutkan sebagai apresiasi dan terimakasih kepada para tenaga medis dalam bentuk kemudahan dalam PPDB. "Mereka telah berjasa besar dalam memerangi Covid-19," katanya kepada media.

Sementara, di Kota Bekasi upaya menggratiskan biaya pendidikan juga sudah ditempuh dengan mengirim surat ke Menteri Pendidikan. Walikota Bekasi Rahmat Effendi menyebutkan jika perlu perhatian dan bantuan untuk biaya pendidkan terkait dampak covid-19.

Informasi yang dikumpulkan, biaya pendidikan SMAN di Kota Bekasi, Jawa Barat, sekitar Rp 300 ribu per bulan. Sedangkan untuk tingkat SD dan SMP yang dikelola Pemerintah Kota Bekasi sudah bebas biaya. Tinggal tingkat SMA yang saat ini kewenangan pengelolaan ada di propinsi. (cw)