Pj Walikota Bekasi Ikuti Rapat Lintas Sektoral Mabes Polri

Kota Bekasi (855.news.com) – Mabes Polri menggelar rapat lintas sektoral melalui teleconfere yang dipimpin langsung Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Selasa 5 Juni 2016.

Rapat juga dihadiri Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyonto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Mentri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Mentri Pertanian, Mentri Kesehatan, Dirut Bulog Budi Waseso, Dirut Jasa Raharja Budi Raharjo Slamet, kepala SAR Indonesia Masda M Syaugi, Ketua KPPU Kurnia Toha, dan Plt Dirut Pertamina Nicke Widyawati.

Di Kota Bekasi, rapat diikuti Pj. Wali Kota Bekasi R. Ruddy Gandakusuma dan Kaplores Metro Bekasi Kota Kapolres Metro Bekasi Kota Komisaris Besar Indarto beserta jajaran.

Rapat koordinasi yang dilakukan sebagai langkah antisipasi dalam menghadapi arus mudik yang sebentar lagi akan kita hadapi juga antisipasi suplai kecukupan kebutuhan bahan pokok dalam menyambut Idul Fitri.

Dengan motto "Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instalasi Terkait" Kapolri dan beberapa mentri berharap agar Pemerintah Daerah berembuk karna hari raya merupakan momen penting dan memiliki dampak yang sangat tinggi.

Tito menyebut akan membahas 4 isu penting jelang Idul Fitri, antara lain stabilitas pangan, arus mudik dan arus balik, bencana alam, serta terorisme.

Menteri Perdagangan menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah agar aktif mengawasi jangan sampai ada pengusaha mentrigger harga bahan pokok yang sangat tinggi harga beras eceran terendah Rp.8.900,-.

Kepala Badan Urusan logistik Budi Waseso mengungkapkan agar Kerjasama dari semua elemen diperlukan untuk ikut aktif mengawasi.

Menteri perhubungan menghimbau agar pemda proaktif melakukan " cek rem" bagi pemoda angkutan besar dengan menerapkan sistim law and forcement.

Arie Setiadi Moerwanto Dirjen Bina Marga menjelaskan bahwa jalan tol mulai dari jakarta yang berakhir di surabaya sepanjang 1300 KM sudah dapat digunakan oleh masyarakat untuk mengurainya Pemerintah telah membangun jalur pantai selatan dan diharapkan pemda mensosialisasi kepada masyarakat meyarankan jalur pantai selatan sebagai jalur alternative. (tdy)